Rusun untuk ASN BPKP Dibangun di Kompleks Arfai

MANOKWARI | Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat, Lepot Setyanto beserta jajaran mengunjungi Kantor Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua II Kementerian PUPR di Manokwari, awal pekan ini

Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Papua II, Ridwan Dibya Sudartha beserta segenap jajarannya.

Dalam kesempatan tersebut, selain memperkenalkan diri dan bersilaturahim, Lepot dan jajaran juga berkoordinasi terkait rencana pembangunan Rumah Susun (Rusun) ASN bagi pegawai Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat, yang rencananya akan dibangun di Komplek Perkantoran Arfai, Manokwari.

“Kami melakukan koordinasi sekaligus menjajaki kemungkinan untuk dibangunnya rumah susun di lokasi tanah yang dimiliki oleh BPKP di Komplek Perkantoran Arfai, Manokwari” kata Lepot.

Bacaan Lainnya

Menanggapi tentang rencana dari pihak BPKP, Ridwan menyatakan bersedia untuk memfasilitasi dan akan membantu sepenuhnya, setelah proposal pembangunan rusun disetujui oleh Menteri PUPR.

Ridwan meminta agar Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat segera menyiapkan proposal dan semua persyaratan administrasi yang diperlukan. Untuk membantu mempercepat proses pengajuan, pihak BP2P Papua II juga akan segera melakukan survei dan kunjungan ke lokasi yang rencananya akan dibangun rusun ASN.

Bersinergi Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Plt. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat, Lepot Setyanto, menyebut Evaluasi Perencanaan Dan Penganggaran (Evran) menjadi hal penting demi mencapai tujuan pembangunan nasional dan daerah serta memastikan program yang telah dirancang dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Hal tersebut, Ia sampaikan saat melakukan koordinasi dengan Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Jacob Fonataba dan Plt. Inspektur Provinsi Papua Barat, Korinus J Aibine di Ruang Kerja Sekda Provinsi Papua Barat.

“Adanya evaluasi perencanaan dan penganggaran ini bertujuan memastikan program, kegiatan, dan anggaran yang telah dirancang berjalan secaraefektif dan efisien untuk menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat” tutur Lepot.

Lebih lanjut, Lepot menyampaikan pengawasan Evran fokus pada 5 sektor yaitu Pengentasan Kemiskinan, Percepatan Penurunan Stunting,Pemberdayaan UMKM, Peningkatan Daya Saing Pariwisata, dan Peningkatan Ketahanan Pangan.

Dirinya juga menegaskan, pihaknya siap membantu Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam rangka mengawal evaluasi perencanaan dan penganggaran.

Menanggapi hal tersebut, Jacob Fonataba menyambut baik evaluasi perencanaan dan penganggaran yang akan dilaksanakan oleh Tim Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Koordinator Pengawasan (Korwas) JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah (APD) Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat, Fajar Nurfirmansyah dan Pengendali Teknis Bidang P3A, Andriyadin.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *