PWI Papua Minta DP dan Bappenas Fasilitasi Pelatihan Jurnalistik dan UKW di Provinsi Pemekaran

Peserta UKW Bersama Tim Dewan Pers dan Para Penguji, Foto Bersama Usai Penutupan UKW, Selasa petang, 22 Agustus 2023 di Swiss Bell Hotel, Kota Jayapura.

JAYAPURA | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua meminta Dewan Pers, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada tahun 2024 mendatang memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan jurnalistik dan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) di Tanah Papua, terlebih khususnya di Daerah Otonom Baru (DOB).

Ketua PWI Papua, Hans Bisay menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pers dan Kementerian PPN/Bappenas yang memberikan perhatian khusus dalam meningkatkan profesionalisme wartawan di Papua melalui penyelenggaraan UKW setiap tahunnya.

“Kita berharap tahun 2024 mendatang, digelar UKW bagi jurnalis yang berada di provinsi-provinsi pemekaran di Tanah Papua,”ujar Hans dalam press releasenya, Rabu, 23 Agustus 2023 di Jayapura.

“Paling tidak digelar di Timika untuk jurnalis yang berada di Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan. Kemudian digelar di Sorong untuk teman-teman jurnalis di Provinsi Papua Barat Daya. Untuk pengaturan waktunya tinggar diatur sesuai dengan keputusan bersama teman-teman PWI se-tanah Papua,”tambahnya.

Bacaan Lainnya

Pekan ini, Dewan Pers bekerjasama dengan PWI dan IJTI Papua menggelar UKW, diikuti 30 jurnalis di Bumi Cenderawasih terbagi dalam jejang muda dan jenjang madya. Sebanyak 24 wartawan dari PWI Papua dan 6 wartawan IJTI.

Pada UKW tersebut, 29 wartawan yang dinyatakan lulus dan kopeten.

PWI Papua, berharap para jurnalis yang lulus tersebut dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan yang sudah diperoleh dapat menghasilkan karya jurnalistik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

UKW merupakan ajang meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan sekaligus menjadi acuan sistem evaluasi kinerja wartawan.

“UKW juga merupakan bagian penting bagi jurnalis di Papua dalam bekerja sehingga menghindari penyalahgunaan profesi wartawan karena karya jurnalistik yang dihasilkan karya intelektual yang dapat dipertanggungjawakan ke publik. Termasuk juga memahami dengan baik kode etik jurnalis,”tandas Hans Bisay.

Ketua Komisi Kemitraan dan Infrastruktur Organisasi Dewan Pers, Asep Setiawan menyampaikan apresiasi atas komitmen dari para wartawan Papua yang terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.

Dewan Pers, kata Asep, bakal meningkatkan kerjasama dan kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Papua untuk meningkatkan kompetensi wartawan di Bumi Cenderawasih.

“Bagi rekan wartawan yang belum UKW, silahkan mengikuti UKW. Ada 30 lembaga uji yang dapat menggelar UKW bekerjasama dengan Dewan Pers,”ujarnya disela-sela penutupan UKW ke -10 di Papua, Selasa 22 Agustus 2023 di Swiss Bell Hotel, Jayapura.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *