DPRD Yalimo Uji Publik Raperda Usaha Mikro dan Kecil

WAMENA | Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten menggelar uji publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Yalimo Tentang Pemberdayaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK), Senin 11 September 2023, di Wamena, Papua Tengah.

“Atas nama pimpinan lembaga DPRD Kabupaten Yalimo, saya menyampaikan terimakasih atas partisipasi dan dukungan seluruh stakeholder yang memberikan sumbangsih pikiran, moril dan materil guna menunjang pelaksanaan uji publik raperda ini,” kata Ketua Bapemperda DPRD Yalimo, Simon Walilo, S.I.Kom kepada pers, 13 September 2023.

Simon Walilo mengapresiasi seluruh fasilitastor maupun penyusun materi Raperda ini dan berharap dalam tahapan-tahapan selanjutnya bisa mendapat respon positif sehingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Lanjut Simon, Raperda tersebut merupakan inisiatif DPRD Yalimo untuk mendorong perekonomian di daerah itu. Ending akhirnya, adalah Raperda ini akan menjadi sebuah peraturan daerah Kabupaten Yalimo yang memayungi semua usaha mikro dan usaha kecil, secara spesifik lagi bahwa masyarakat Yali, Mek dan Kapauri di Kabupaten Yalimo benar-benar harus dipercayakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Yalimo, terlebih khusus para kepala-kepala OPD yang berkaitan perlu mencermati secara baik dan mengambil hikmah lalu melaksanakan perda yang nanti akan menjadi lembaran daerah itu.

Bacaan Lainnya

“Kami Bapemperda DPRD Yalimo bertekad bersama seluruh sumber daya yang kita memiliki untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat asli Yalimo melalui produk-produk hukum yang berbasis kearifan lokal, sehingga masyarakat dilindungi dengan perda untuk mendirikan usaha mikro dan usaha kecil di Kabupaten Yalimo,” paparnya.

Sebagai Ketua Bapemperda DPRD Yalimo, Walilo bertekad bahwa selama kepemimpinannya ini, harus ada regulasi yang dipersiapkan sebaik mungkin agar para generasi muda yang mau ikut serta membangun Yalimo kedepan bisa mengambil andil, dalam rangka mempersiapkan peraturan daerah yang lebih kondisional.

“Ini untuk mengakomodir dengan jelas kepada rakyat terutama ekonomi lemah, supaya tetap dijaga kebersamaan dalam membangun Kabupaten Yalimo yang maju mandiri dan berdaya saing berbasis kearifan lokal,” imbuhnya.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *